membersihkan-kamar-mandi-kotor

Bahaya, 7 Hal Ini Sering Kamu Lewatkan Saat Membersihkan Kamar Mandi!

Membersihkan Kamar Mandi

Membersihkan kamar mandi dari kuman yang tersembunyi bukan suatu hal yang mudah. Banyak dari kita melewatkan item-item di kamar mandi untuk dibersihkan. Namun, jangan pesimis dulu, Seminimal telah merangkum 7 langkah membersihkah kamar mandi rumah dengan cepat dan mudah. Prosesnya tidak serumit yang kamu pikirkan. Yuk intip ulasan berikut ini!

1. Bersihkan Bagian Kecil Kamar Mandi

cara-membersihkan-shower
Sumber: pixabay.com

Tips: Tuang cuka putih dalam jumlah besar ke dalam kantong plastik (cukup untuk merendam nosel kepala pancuran) dan ikat di tempat untuk merendam semalaman. Buang di pagi hari dan air mengalir untuk dibilas. Berikan tirai shower plastik dan pelapis di mesin cuci dengan deterjen biasa dan beberapa handuk yang tidak terpakai, yang berfungsi sebagai pembersih untuk membantu menghilangkan buih dan jamur sabun. Tunggu sampai kering.

Untuk pintu kamar mandi, buat pasta dengan menambahkan beberapa tetes cuka putih suling ke dalam secangkir baking soda; oleskan langsung ke pintu (lebih tebal lebih baik, sehingga akan menempel). Diamkan selama satu jam, lalu gosok dengan kain mikrofiber. Bilas dan keringkan dengan kain mikrofiber kering.
Untuk bak mandi tidak terlalu menjadi masalah — penggosokan mingguan biasanya sudah cukup. Tapi untuk kemilau yang berlebih, isi dengan air panas, lalu tiriskan. Oleskan pembersih kamar mandi dan diamkan selama 15 menit sebelum digosok.

Mengapa bagian kecil harus dibersihkan: Selain masalah buih sabun, ada pancuran, yang dapat menampung Mycobacterium avium, patogen yang terkait dengan penyakit paru-paru. Gerba mengatakan bahwa menyalakan pancuran yang diabaikan dapat mengirim jutaan kuman langsung ke paru-paru kamu.
Cara praktis: Bersihkan kondensasi dari semua permukaan setelah mandi, dan biarkan jendela terbuka selama satu jam sehari untuk menurunkan tingkat kelembaban ruangan

2. Membersihkan sela-sela keramik Kamar Mandi

Tips: Celupkan sikat nat ke dalam pemutih lurus dan gosok bagian yang berubah warna; bilas sampai bersih. Pastikan untuk ventilasi ruangan. Mengapa harus dibersihkan: Nat (semen keramik) bersifat keropos dan sangat rentan terhadap pertumbuhan bakteri.
Cara praktis: Gunakan lem penutup sela-sela keramik setiap enam bulan untuk membantu mencegah kelembaban dan kotoran dari infiltrasi.

3. Membersihkan Ubin, Dinding, dan Langit-langit Kamar Mandi

Membersihkan Noda Lantai Memang Perlu Tenaga Ekstra ya.. Sumber: pixabay.com

Tips: Semprotkan ubin, dinding, dan langit-langit dengan pembersih serba guna dan nyalakan shower air panas hingga uap terbentuk (sekitar lima menit). Matikan air, tutup pintu saat kamu keluar, dan biarkan campuran uap dan pembersih selama 20 menit. Lalu bersihkan semua permukaan dengan kain bersih. Untuk mencapai titik-titik tinggi, gunakan kain mikrofiber kering yang bersih. Bersihkan lantai ubin juga, tetapi setelah kamu menyelesaikan pekerjaan kotor lain.

Cara Praktis: Untuk meminimalkan tanda air pada ubin keramik, oleskan Vixal pembersih porselen setiap seminggu sekali, hal ini memudahkan kerak membandel. Kamu dapat membeli vixal di tokopedia dengan harga murah

4. Cara Membersihkan Toilet

Tips: Mulailah dengan menuangkan secangkir baking soda ke dalam mangkuk. Diamkan selama beberapa menit; sikat dan siram. Masih melihat bintik-bintik? Batu apung yang lembab cukup abrasif untuk menghilangkan noda yang disebabkan oleh endapan mineral dan skala kapur tetapi cukup lembut untuk tidak merusak permukaan. Kemudian atasi sikat toilet itu sendiri, yang harus kamu bersihkan setelah setiap kali digunakan.

Mengapa: Gerba mengatakan bahwa toilet saat pembilasan, jika dilihat dengan gerakan lambat, menyerupai tampilan kembang api. Dan karena kuman berlama-lama di mangkuk bahkan setelah pembilasan, bakteri seperti E. coli dan salmonella dapat terbang ke udara dan mendarat di kursi, pegangan, dan permukaan lainnya kapan saja.

Cara praktis: Selalu tutup sungkup ketika kamu menyiram, dan gunakan kipas ventilasi (itu menyedot bakteri sebelum dapat mengendap). Jika kamu belum menyimpan sikat gigi dan lensa kontak di dalam lemari obat, kamu mungkin ingin memulainya sekarang.

5. Cara Membersihkan Wastafel Kamar Mandi

Tips: Tuang cuka putih atau baking soda ke paralon dan siram dengan air panas. Untuk faucet, Gerba merekomendasikan tisu desinfektan sekali pakai, yang secara signifikan mengurangi bakteri. (Sebaliknya, kain mungkin hanya memindahkan kuman dari satu tempat ke tempat lain; Gerba bahkan telah menemukan bakteri dari mangkuk toilet yang hidup di wastafel dapur.) Jika kamu harus menggunakan kain, berhati-hatilah dengan tempat masing-masing dipekerjakan dan disimpan. Setelah gagang selesai, benda berserat sangat cocok untuk menangani ruang sempit dan kotor tempat pangkal keran dan keran bertemu dengan bak cuci.

Mengapa harus dibersihkan: Saluran pembuangan wastafel menang untuk jumlah bakteri kamar mandi tertinggi — bahkan menduduki kursi toilet. Dalam penelitiannya, Gerba telah mendeteksi banyak bakteri di sana seperti yang akan kamu temukan di talenan yang digunakan untuk mengiris daging mentah. Dan gagang faucet? Anda menyentuhnya setelah menggunakan toilet dan sebelum mencuci tangan. Eww.

6. Cuci Handuk dengan Cara yang Benar

Apa yang harus kamu lakukan: Gunakan pengaturan sanitasi jika mesin cuci kamu memilikinya (atau memutihkannya). Ganti dengan handuk bersih setiap tiga hingga empat hari.
Mengapa harus dicuci: handuk digunakan setiap orang, dan handuk memerangkap kelembapan — itu adalah kumpulan bakteri.
Cara praktis: Jemur handuk basah di balkon, tempat udara dapat bersirkulasi, daripada menggantungnya di kail, tempat lipatan terbentuk. Jangan lupa untuk membersihkan jemuran handuk, itu juga mengumpulkan bakteri. Dan hindari menggantungkan handuk basah di dekat toilet.

7. Bersihkan Exhaust Kamar Mandi atau Ventilasi Udara Secara Berkala

Tips: Pertama flip pemutus sirkuit. Kemudian lepaskan penutup dan rendam dalam air hangat dan sabun cuci piring. Gunakan lampiran nosel vakum untuk melepaskan bilah kipas; lap dengan kain lembab. Bersihkan debu dari motor dan celah dan celah lainnya dengan kuas yang bersih dan bersih, dan hisap puing-puing dengan ruang hampa udara. Saat sudah benar-benar kering, pasang kembali penutupnya.
Mengapa: Meskipun ini membantu mengurangi jamur dan lumut, kipas angin juga menghirup banyak partikel udara, yang dapat menempel pada bilah dan lubang angin.

Cara praktis: Letakkan kipas angin di sakelar waktu (pekerjaan mudah untuk tukang), dan jalankan saat mandi dan selama 30 menit sesudahnya untuk menjaga kelembapan (dan penggunaan energi) terkendali. Sampai sini dapat kita simpulkan secara keseluruhan bahwa setiap kali kamu membersihkan kamar mandi, baik dalam atau cepat, keringkan semua permukaan dengan baik sesudahnya.
Bagaimana? Mudah bukan? Itulah 7 hal yang tak boleh luput dalam membersihkan kamar mandi. Jangan lupa liat postingan lain di Seminimal ya!

1 thought on “Bahaya, 7 Hal Ini Sering Kamu Lewatkan Saat Membersihkan Kamar Mandi!”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *