membuat-makrame

Membuat Hiasan Dinding dari Seni Makrame Ternyata Mudah

DIY Makrame Mudah

Seni makrame atau makramé (mek-re-mei) adalah seni menyatukan simpul yang terdiri atas satu, dua, tiga, bahkan lebih tali atau benang untuk membuat sebuah kerajinan tangan. Disebut the beauty of knot, karena kerajinan tangan ini menggunakan tali sebagai mediumnya dan memang membutuhkan keterampilan tangan saat menjalin simpul-simpul tersebut.

Selain sebagai aksesoris, makrame juga bisa menjadi unsur dekorasi rumah. Warna putih gading yang dirangkai dengan berbagai pola menarik yang ditampilkannya membuat kerajinan makrame cocok untuk menjadi pelengkap manis berbagai desain interior, terutama untuk interior Skandinavia dan Bohemian. Beberapa contoh dekorasi dari makrame ini antara lain wadah lampu, hiasan dinding, gantungan pot, hingga pernak-pernik lain pelengkap perabot.

contoh-dekorasi-makrame
Source: Google

Meskipun polanya terlihat rumit, nyatanya untuk membuat unsur dekorasi dari seni makrame tergolong mudah, lho. Kamu hanya perlu menguasai beberapa simpul. Yuk, simak langkah-langkah membuat hiasan dinding dari makrame berikut ini!

1. Pertama Adalah Menyiapkan Alat dan Bahan yang Akan Digunakan

Kamu harus menyiiapkan bahan yang digunakan sebagai penumpu dan merangkai tali berupa tongkat kayu atau batang yang berbentuk horizontal. Bahan-bahan lain yang harus disiapkan adalah tali, gunting, dan meteran.

Untuk tali makrame sendiri berasal dari beragam bahan, mulai dari cotton, nylon, tali rami, polyester, kulit, hingga linen. Selain itu, terdapat tiga jenis lilitan tali makrame, yaitu lilitan berkepang, tiga lilitan, dan satu lilitan. Dalam hal ini, kamu cukup mengunakan tali dari cotton yang berkepang (braid) atau tali dengan bentuk kepang yang cukup banyak.

2. Seni Makrame Diawali Dengan Membuat Simpul Tali pada Tongkat Kayu

Langkah kedua adalah memotong tali menjadi ukuran lebih kecil dan memiliki panjang sekitar 3 meter. Setelah tali sudah terpotong, mulailah untuk mengikat simpul setiap tali pada tongkat kayu yang sudah disiapkan sebelumnya. Untuk menyimpulkan tali tersebut, gunakan teknik lark’s head knot atau simpul jangkar.

Lark’s head knot berfungsi untuk mengunci tali di tongkat dan digunakan untuk memulai rangkaian dalam membuat makrame. Untuk membuatnya kamu harus menekuk ujung tali sekitar 5 cm sehingga terbentuk loop atau lingkaran di ujung. Kemudian posisikan tongkat kayu atau ring di atas tali. Sesudahnya bawalah kedua tali di sebelah kanan memutari tongkat lalu menyelipkan kedua tali pada loop yang terbentuk di awal dan dieratkan. Ulangi tahap-tahap tersebut untuk sisa tali yang ada dan rapikan hingga masing-masing simpul berjarak sekitar 5cm dari simpul berikutnya.

Baca juga: Mengenal Gaya Interior Berdasarkan Kepribadian

3. Sebelum Melanjutkan ke Langkah Berikutnya, Buatlah Simpul Mati pada Tali

Setelah mengunci tali pada tongkat kayu, kamu perlu membuat simpul mati pada tali. Simpul mati atau juga dikenal sebagai reef knot adalah sebuah simpul sederhana dan cepat yang berguna untuk membuat ikatan dengan regangan rendah.

Cara membuat simpul mati yaitu menyilangkan tali sebelah kanan ke sebelah kiri. Kamu juga bisa memulainya dengan menyilangkan tali sebelah kiri ke sebelah kanan. Setelah itu, masukkan tali sebelah kiri melalui lingkaran yang terbentuk oleh tali sebelah kanan. Jika sudah, rapikan simpul yang sudah terjalin. Kamu harus memastikan untuk menarik kedua bagian tali dengan sama agar simpul berada di tengah. Ulangi langkah tersebut sepanjang yang kamu inginkan atau sampai ujung tali.

4. Untuk Menggabungkan 2 Tali, Buatlah Square Knot

Jika kamu sudah menyelesaikan simpul mati, langkah selanjutnya adalah menggabungkan tali-tali yang telah disimpul mati tersebut. Kamu bisa menggabungkan 2 tali yang ada dengan teknik square knot.

Square knot atau simpul kotak sendiri adalah sebuah simpul sederhana yang berguna untuk menghubungkan sementara. Simpul ini berfungsi untuk mengikat simpul dengan simpul lainnya. Untuk melakakukannya, kamu perlu membagi tali tersebut menjadi 2 kelompok dan sisakan satu simpul di tengah. Lalu, tali kanan dibuat berbentuk angka empat, sedangkan tangan kiri dimasukkan ke belakang melewati angka empat tersebut.

Baca juga: 5 Prinsip Desain Interior Eco Friendly Hemat Budget

5. Langkah Terakhir dari Seni Makrame Ini adalah Melakukan Teknik Diagonal Half Hitch pada Tali

Jika kamu sudah menyelesaikan langkah 1 hingga 4, maka langkah terakhir adalah membuat bentuk diagonal dengan teknik diagonal half hitch. Teknik diagonal half hitch ini berfungsi untuk membentuk pola hiasan makrame. Konsepnya adalah ujung tali yang telah ditentukan akan dibawa ke arah tertentu (kiri atau kanan) dan akan dililit oleh tali lain yang dilewatinya.

Lakukan teknik ini pada tali di bagian sisi kiri dan kanan. Caranya dengan menarik ujung tali ke bawah dan tali yang melilit ke atas, dorong dengan ibu jari untuk memposisikan. Untuk membuat garis diagonal, pegang ujung tali dengan tangan kanan jika diagonal ke kanan dan tangan kiri jika diagonal ke kiri. Jika sudah, kamu bisa beralih ke tali selanjutnya. Sementara itu, untuk tali yang berada di bagian tengah, kau bisa membuat square knot. Lanjutkan langkah tersebut hingga membentuk segitiga.

Nah, itulah langkah-langkah yang bisa kamu ikuti untuk membuat hiasan dinding makrame. Mudah, kan? Selamat berkreasi dengan seni makrame!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *